Loading

Minggu, 13 Februari 2011

flu burung


Apa itu flu burung
Flu burung adalah penyakit yang disebabkan oleh virus influenza yang menyerang unggas (ayam, burung, itik). Virus ini mempunyai banyak tipe , namun tipe yang menyerang unggas saat ini adalah tipe H5N1. Virus H5Ni dapat menular dari unggas ke unggas, bahkan dapat menular burung ke manusia.

Bagaimana cara pnularannya?
-          Kontak langsung dengan unggas yang sakit/mati
-          Kontak langsung dengan tinja/cairan unggas yang terserang flu burung
-          Kontak dengan udara yang tercemar flu burung
-          Virus yang dibawa oleh orang yang dating dari daerah yang terjangkit, melalui sepatu, baju, perkakas (sekop, peti, telur, cangkul) dan alat transportasi (sepeda pengangkut ayam, ban sepeda dll).

Bagaimana gejalanya
Pada manusia
-          Panas tinggi, lebih dari 38°C
-          Batuk dan sakit tenggorokan
-          Sakit kepala dan sakit tenggorokan

Pada Unggas
-          Lemas dan tidak bertenaga
-          Jengger bengkak/kebiruaan/berdarah
-          Pendarahan titik pada otot
-          Pendarahan pada kaki, seperti habis dikerok
-          Pendarahan titik (ptechie) pada kaki
-          Kulit perut yang tidak ditumbuhi bulu berwarna biru keunguan (siaonosis)
-          Bulu-bulu berguguran
-          Diare, menggigil dan mengeluarkan air mata
-          Kematian tinggi

Bagaimana pencegahannya
Pada manusia
-          Jangan sentuh unggas yang sakit/mati
-          Cuci tangan dengan sabun setelah memegang/membersihkan ungga
-          Masak daging ayam dan telur sampai benar-benar matang
-          Jauhkan kandang unggas dari rumah/tempat tinggal
-          Jangan biarkan anak-anak bermain/memegang unggas
-          Pelihara gaya hidup sehat,makan teratur, berolah raga, hndari rokok dan sirkulasi udara
-          Segera periksa ke puskesmas/dokter terdekat apabila engalami gejala flu dan beritahu kontak dengan unggas sebelumnya.

Pada unggas
-          Selalu kandangkan unggas
-          Pisahkan kandang unggas berdasarkan jenisnya, ayam dengan bebek/itik, karena bebek/itik bisa membawa virus tanpa menunjukan gejala sakit
-          Pilih/beli ayam baru yang sehat
-          Pisahkan unggas yang baru dengan ungga lama pada saat setelah dibeli
-          Segera pisahkan unggas apabila ada unggas terlihat sakit
-          Bersihkan kandang, peralatan dan daerah sekitar setiap hari
-          Beri vaksin pada unggas secara teratur.

Pencegahan bagi peternak dan pekerja peternakan
-          Pakai sarung tangan, sepatu, masker dan pakaian pelindung apabila akan melakukan kontak dengan unggas, baik hidup atau mati
-          Bersihkan kandang dengan menyemprotkan desinfektan/antihama secara teratur
-          Mandi dan cuci pakaian/sepatu serta peralatan lainnya setelah keluar dari kandang ayam/itik
-          Kubur unggas yang sudah mati dan basahi tanahnya terlebih dahulu untuk menghindari debu
-          Bersihkan dan buang sisa makanan unggas agar tidak mengundang binatang kecil/burung liar masuk ke kandang.


By eka susrjana